8 Game Mirip The Sims yang Bikin Kalian Betah Berjam-Jam – The Sims adalah game simulasi kehidupan yang memungkinkan kalian membuat dan mengontrol karakter virtual bernama Sims.
Di dalamnya, kalian bisa mengatur aktivitas sehari-hari, pekerjaan, hubungan, hingga membangun rumah sesuai keinginan.
Game ini tidak memiliki alur cerita atau tujuan akhir, sehingga kalian bebas menentukan sendiri bagaimana kehidupan Sims berkembang.
Kebebasan inilah yang membuat kalian bisa menciptakan pengalaman bermain yang berbeda-beda, seperti membangun rumah impian atau membuat cerita kehidupan versi kalian sendiri.
Kesuksesan besar The Sims juga menunjukkan bahwa game simulasi kehidupan punya banyak peminat, sekaligus mendorong hadirnya berbagai game mirip The Sims lainnya dengan inovasi yang berbeda.
8 Game Mirip The Sims yang Tidak Kalah Seru
Berikut Gamezran rekomendasikan kepada kalian delapan game mirip the sims dengan gameplay simulasi kehidupan yang tidak kalah seru:
1. The Sims FreePlay

Buat kalian yang ingin merasakan pengalaman bermain The Sims di perangkat mobile, The Sims FreePlay bisa menjadi pilihan yang menarik, Gaess.
Game simulasi kehidupan gratis yang dikembangkan oleh Firemonkeys Studios dan diterbitkan oleh Electronic Arts ini memungkinkan kalian menciptakan dan mengelola karakter virtual (Sims), membangun rumah impian, serta menjalani berbagai aktivitas sehari-hari secara real-time.
Kalian dapat mengatur penampilan, pakaian, dan kepribadian hingga 34 karakter Sims dalam satu kota.
Selain itu, tersedia berbagai pilihan furnitur dan dekorasi yang memungkinkan kalian merancang rumah sesuai keinginan.
Tidak hanya itu, Sims yang kalian miliki juga dapat bekerja, mengembangkan hobi seperti memasak atau memancing, serta menjalin hubungan dengan karakter lainnya.
Kehidupan keluarga juga menjadi bagian penting dalam game ini, mulai dari pernikahan, kehamilan, hingga membesarkan anak.
Menariknya lagi, Gaess, tersedia berbagai quest berbatas waktu yang bisa diselesaikan untuk mendapatkan item eksklusif.
Dengan fitur yang cukup lengkap, The Sims FreePlay menjadi salah satu alternatif terbaik bagi kalian yang ingin menikmati pengalaman The Sims secara gratis di Android maupun iOS.
2. Second Life

Jika kalian mencari game mirip The Sims dengan kebebasan yang lebih luas, Second Life bisa menjadi pilihan yang patut dicoba.
Berbeda dengan game simulasi pada umumnya, Second Life menghadirkan dunia virtual 3D yang memungkinkan kalian membuat avatar dan menjalani kehidupan digital sesuai keinginan.
Kalian dapat menyesuaikan karakter, pakaian, hingga berbagai aksesori sebelum menjelajahi ribuan wilayah yang tersedia, mulai dari kota modern, dunia fantasi, hingga berbagai tempat hiburan virtual.
Salah satu daya tarik utama game ini adalah sistem ekonominya yang cukup unik.
Second Life memiliki mata uang virtual bernama Linden Dollar (L$) yang dapat digunakan untuk membeli, menjual, bahkan menyewakan berbagai aset digital seperti pakaian, bangunan, dan animasi.
Beberapa kreator bahkan mampu menghasilkan uang dari aktivitas tersebut.
Selain itu, kalian juga dapat bergabung dengan komunitas role-play, menghadiri konser virtual, mengobrol dengan pemain lain, atau sekadar bersosialisasi dengan pengguna dari berbagai negara.
Karena itu, Second Life sering dianggap lebih dari sekadar game, melainkan sebuah dunia virtual yang hidup dan terus berkembang.
3. Virtual Families

Virtual Families adalah game simulasi kehidupan yang cukup mirip dengan The Sims, terutama dalam hal membangun keluarga dan mengelola kehidupan karakter dari waktu ke waktu.
Dalam game ini, kalian akan mengadopsi satu karakter, membantu mereka mencari pasangan, mengembangkan karier, mendekorasi rumah, hingga membesarkan anak-anak yang nantinya akan meneruskan generasi keluarga tersebut.
Salah satu hal yang membuat Virtual Families menarik adalah sistem real-time yang tetap berjalan meskipun aplikasi sedang ditutup, Gaess.
Artinya, kehidupan karakter kalian akan terus berlangsung meski kalian sedang tidak bermain.
Franchise ini memiliki tiga seri utama, yaitu Virtual Families, Virtual Families 2: Our Dream House, dan Virtual Families 3: Our Country Home.
Dari ketiga seri tersebut, Virtual Families 3 menjadi yang paling direkomendasikan karena menawarkan grafis yang lebih modern, ukuran rumah yang lebih besar, pilihan kustomisasi yang lebih banyak, serta sistem perjodohan yang lebih lengkap.
Selain itu, aktivitas anak-anak juga lebih beragam sehingga kehidupan keluarga terasa lebih hidup dan menyenangkan untuk diikuti.
4. Paralives

Paralives merupakan salah satu game simulasi mirip The Sims yang paling dinantikan oleh para penggemar genre ini.
Banyak yang menyebutnya sebagai pesaing kuat The Sims karena menawarkan kebebasan yang sangat tinggi dalam menciptakan karakter maupun membangun rumah.
Melalui fitur Paramaker, kalian dapat mengatur berbagai detail karakter, mulai dari tinggi badan, bentuk tubuh, wajah, hingga warna dan pola pakaian secara lebih mendalam.
Sementara itu, fitur Build Mode memungkinkan kalian membangun rumah tanpa batasan grid seperti yang biasa ditemukan pada game simulasi lainnya.
Kalian bisa membuat dinding melengkung, mengubah ukuran objek, serta menyesuaikan warna dan tekstur bangunan dengan lebih bebas.
Selain fokus pada kustomisasi, Paralives juga menghadirkan dunia terbuka yang terasa hidup melalui karakter bernama Parafolks yang memiliki kebutuhan, emosi, kepribadian, dan perjalanan karier masing-masing.
Yang membuat game ini semakin menarik, Gaess, pengembangnya juga menjanjikan seluruh pembaruan dan ekspansi di masa depan akan tersedia secara gratis bagi pemain.
5. Stardew Valley

Meskipun lebih dikenal sebagai game pertanian, Stardew Valley memiliki banyak elemen simulasi kehidupan yang membuatnya sering direkomendasikan kepada penggemar The Sims.
Dalam game ini, kalian akan mewarisi lahan pertanian milik kakek yang terbengkalai di Pelican Town dan bebas menentukan bagaimana ingin menjalani kehidupan di sana.
Kalian bisa membersihkan lahan, menanam berbagai tanaman sesuai musim, memelihara hewan ternak, dan mengembangkan pertanian sesuai gaya bermain masing-masing.
Namun, aktivitas yang tersedia tidak hanya seputar bertani. Kalian juga dapat berinteraksi dengan penduduk desa, memberikan hadiah, membangun hubungan pertemanan, menjalin hubungan asmara, hingga menikah.
Selain itu, tersedia berbagai aktivitas lain seperti memancing, menambang bijih dan batu berharga, melawan monster di dalam gua, serta mengikuti berbagai festival tahunan yang diadakan di desa.
Dengan gameplay yang sangat terbuka, kalian bebas menentukan tujuan dan aktivitas yang ingin dilakukan.
Untuk versi mobile, Stardew Valley menggunakan sistem pembelian sekali bayar tanpa pembelian dalam aplikasi sebesar Rp77.000 di Android dan Rp89.000 di iOS, sehingga seluruh konten dapat langsung dinikmati setelah game dibeli.
6. Roblox

Roblox mungkin bukan game simulasi kehidupan seperti The Sims, tetapi game ini tetap menarik untuk dicoba jika kalian menyukai genre tersebut, Gaess.
Pada dasarnya, Roblox adalah sebuah platform tempat jutaan pemain membuat dan membagikan game mereka sendiri, sehingga kalian bisa menemukan berbagai jenis permainan dengan tema yang sangat beragam.
Untuk mendapatkan pengalaman yang mirip dengan The Sims, kalian hanya perlu masuk ke game atau server tertentu yang berfokus pada simulasi kehidupan.
Salah satu yang paling populer adalah Welcome to Bloxburg, yang memungkinkan kalian membangun rumah, bekerja untuk mendapatkan uang, serta berinteraksi dengan pemain lain dalam lingkungan virtual.
Keunggulan Roblox dibandingkan The Sims adalah fitur multiplayer yang memungkinkan kalian bermain dan bersosialisasi secara langsung dengan teman-teman secara online.
Selain itu, ketika sedang bosan dengan simulasi kehidupan, kalian juga bisa mencoba ribuan game lain yang tersedia dalam platform yang sama.
7. InZOI

InZOI merupakan game simulasi kehidupan terbaru dari Krafton, pengembang asal Korea Selatan, yang resmi dirilis pada 27 Maret 2025.
Game ini menawarkan pengalaman mengelola kehidupan karakter, mulai dari membangun rumah, menentukan jalur karier, hingga memengaruhi lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Jika dibandingkan dengan The Sims, InZOI berada di genre yang sama, tetapi menghadirkan pendekatan yang cukup berbeda.
Salah satu perbedaan yang paling mencolok terletak pada kualitas visualnya yang menggunakan Unreal Engine 5, sehingga menghasilkan tampilan yang jauh lebih realistis dibandingkan gaya kartunis khas The Sims.
Selain itu, InZOI mengusung dunia open-world yang memungkinkan kalian berjalan kaki, mengendarai kendaraan, dan menjelajahi kota tanpa harus berpindah area melalui layar loading.
Menariknya lagi, karakter NPC dalam game ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap dunia permainan, tetapi juga memiliki kehidupan, keinginan, dan cerita mereka sendiri yang berjalan secara mandiri berkat dukungan teknologi AI.
Bagi kalian yang menginginkan pengalaman simulasi kehidupan yang lebih realistis dan modern, Gaess, InZOI menjadi salah satu pilihan yang sangat menarik untuk dicoba.
8. Coral Island

Coral Island adalah game mirip The Sims yang dikembangkan oleh Stairway Games, studio game asal Bandung.
Mengusung nuansa pulau tropis yang terinspirasi dari kawasan Asia Tenggara, game ini mengajak kalian memulai kehidupan baru jauh dari kesibukan kota.
Aktivitas utama yang bisa dilakukan cukup beragam, mulai dari bercocok tanam, beternak, hingga mendekorasi rumah dan lingkungan sekitar sesuai selera.
Namun, Coral Island tidak hanya berfokus pada pertanian. Kalian juga akan diajak berpartisipasi dalam upaya konservasi lingkungan dengan membersihkan sampah dan memulihkan terumbu karang di bawah laut.
Selain itu, tersedia aktivitas eksplorasi seperti menjelajahi gua, mencari bijih mineral, dan menghadapi berbagai monster.
Dari sisi sosial, game ini menghadirkan lebih dari 70 karakter unik yang dapat diajak berteman, berkencan, bahkan dinikahi.
Kalian juga bisa menjelajahi dunia bawah laut yang dihuni oleh Kerajaan Merfolk yang penuh misteri.
Mirip seperti The Sims, Coral Island memberikan kebebasan untuk menyesuaikan penampilan karakter dan mendekorasi rumah sesuai keinginan.
Bedanya, game ini menggunakan sistem musim dan energi harian yang membuat setiap aktivitas perlu direncanakan dengan baik, sehingga menghadirkan kombinasi menarik antara simulasi kehidupan, pertanian, dan petualangan.









